Sildenafil adalah obat yang digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi atau kadang-kadang disebut impotensi. Selain impotensi, sildenafil juga digunakan untuk mengurangi tekanan pada pembuluh darah arteri paru selama terjadi peningkatan (pulmonary hypertension).

Obat ini bekerja dengan menghambat enzim fosfodiesterase-5 (PDE5), sehingga membuat otot polos di pembuluh darah penis dan paru-paru menjadi rileks dan meningkatkan aliran darah.

Tentang Sildanafil

  • Golongan : Obat penghambat PDE5
  • Kategori : Obat Resep
  • Manfaat : Mengatasi impotensi dan hipertensi pumonal
  • Kategori Umur : Dewasa
  • Bentuk : Tablet Salut Selaput

Peringatan

  • Obat ini tidak boleh diberikan kepada anak-anak (di bawah usia 18 tahun), bahkan jika mereka memiliki hipertensi paru, karena konsumsi jangka panjang beresiko kematian.
  • Obat ini dapat menyebabkan penurunan kemampuan pendengaran yang tiba-tiba disertai dengan tinitus.
  • Hentikan penggunaan sildenafil dan segera temui dokter jika tiba-tiba kehilangan penglihatan di satu atau kedua mata.
  • Pada pasien dengan riwayat visi neuropati optik iskemik nonarteritic (NAION), gunakan sildenafil dengan hati-hati.
  • Pada pasien dengan riwayat penyakit jantung, sildenafil berisiko menyebabkan serangan jantung selama hubungan seksual. Oleh karena itu, pemberian obat ini tidak dianjurkan untuk pasien yang mengalami disfungsi ereksi karena penyakit jantung.
  • Gunakan dengan hati-hati pada pasien dengan penyakit retina retinitis pigmentosa.
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis setelah mengonsumsi sildenafil, segera temui dokter.

Penggunaan Sildanafil dengan benar

Pastikan untuk membaca instruksi pada kemasan obat dan ikuti rekomendasi dokter untuk menggunakan sildenafil.

Untuk mengatasi impotensi, Anda harus menggunakan sildenafil tidak lebih dari 4 jam sebelum hubungan seksual. Sildenafil akan lebih efektif jika diminum 1 jam sebelum hubungan seksual. Dalam mengatasi impotensi, sildenafil bukanlah obat yang diminum secara teratur setiap hari.

Dalam mengatasi hipertensi pulmonal, sildenafil dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Menelan tablet utuh dengan air, jangan membelah atau mengunyah tablet karena dapat mempengaruhi kerja obat. Dianjurkan agar obat diminum pada waktu yang sama setiap hari. Jika Anda lupa minum obat, segera minum jika jarak antara waktu dan dosis berikutnya masih jauh. Ketika sudah dekat, abaikan saja dan jangan menggandakan dosis.

Beri tahu dokter jika kondisinya tidak membaik atau memburuk.

Interaksi Obat Sildanafil

Berikut ini adalah interaksi yang dapat terjadi jika Anda mengambil sildenafil bersama dengan obat-obatan lain:

  • Menyebabkan tekanan darah rendah, ketika dikombinasikan dengan obat nitrat, seperti isosorbide dinitrate.
  • Risiko hipertensi, jika diminum dengan obat untuk mengobati pembesar alpha prostat yang membesar, seperti tamsulosin.
  • Meningkatkan tingkat sildenafil dalam darah, jika dipakai dengan obat antivirus ritonavir dan lopinavir.
  • Mengurangi kadar sildenafil darah, jika dikonsumsi bersama rifampisin dan fenitoin.

Efek Samping Sildanafil

Efek samping yang mungkin timbul setelah mengonsumsi sildenafil adalah:

  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Insomnia
  • Diare
  • Sakit maag
  • Ruam kulit
  • Mimisan

Dengan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa Sildanafil adalah obat keras yang harus dengan resep dokter. Anda tidak bisa sembarangan mengkonsumsi sildanafil (atau obat yang mengandung kandungan sildanafil).

Apalagi jika anda mengkonsumsi dalam jumlah banyak dan dalam waktu relatif lama.

Untuk mengobati disfungsi ereksi, anda dapat mengkonsumsi obat herbal Hendel Forex yang berkhasiat Berkhasiat untuk membesarkan dan memanjangkan alat vital pria. Selain itu untuk membantu mengatasi masalah ejakulasi dini dan disfungsi ereksi.