Kebiasaan yang dapat membahayakan penis – Penis adalah organ tubuh yang sangat penting bagi seorang pria. Selain sebagai saluran urine, penis juga sebagai organ reproduksi utama bagi pria. Akan tetapi tanpa kita sadari kita sering melakukan kebiasaan yang dapat membahayakan penis. Mungkin bagi anda kebiasaan ini sepele dan tidak terlihat berbahaya. Berikut ini kami paparkan 5 kebiasaan yang dapat membahayakan penis anda.

Kebiasaan Yang Dapat Membahayakan Penis

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering melakukan hal yang tanpa kita sadari ternyata bisa mengancam kesehatan penis kita. Baik kebiasaan yang berkaitan langsung maupun kebiasaan yang sekilas tidak akan berdampak negatif terhadap penis. Apa saja?

1. Masturbasi menggunakan sabun

Masturbasi, atau yang sering dikenal dengan onani adalah salah satu aktifitas yang dilakukan oleh seorang pria untuk menyalurkan hasrat seksual mereka. Yang membedakannya adalah onani dilakukan oleh dirinya sendiri baik dengan atau tanpa alat bantu seksual.

Gerakan yang berulang dengan cara mengocok penis dengan tangan bisa menyebabkan kulit penis lecet dan bahkan iritasi. Hal ini dikarenakan tidak adanya pelumas alami yang melicinkan penis.

Biasanya pria akan menggunakan lotion atau onani dengan sabun mandi. Penggunaan lotion atau sabun mandi bertujuan untuk melumasi penis dan tangan supaya masturbasi berjalan lancar dan tidak mengakibatkan lecet.

Direktur penelitian kosmetik di departemen dermatologi di Mount Sinai Hospital, Joushua Zeichner, M.D. menuturkan bahwa masturbasi atau onani dengan sabun atau lotion terbilang berbahaya.

Sabun dan lotion diperuntukkan untuk kulit bagian tubuh seperti tangan, badan, kaki dan lain-lain. Sedangkan kulit pada penis adalah bagian tubuh dengan permukaan kulit yang sangat sensitif.

Jadi apabila anda menggunakan sabun atau lotion untuk bermasturbasi bisa mengakibatkan lecet atau iritasi. Apalagi jika lotion dan sabun mengenai dan masuk ke lubang urine, karena bisa mengakibatkan rasa perih serta infeksi.

Para seksologi menyarankan menggunakan cairan pelumas (lubrikasi) khusus seks karena terbuat dari bahan yang aman yang berbahan dasar air sehingga tidak mengakibatkan kulit penis lecet dan infeksi. Bahkan saat ini banyak varian pelumas seks dengan aroma tertentu sehingga menambah sensasi tersendiri.

2. Masturbasi menggunakan ludah

Banyak kita temukan orang yang melakukan masturbasi menggunakan ludah untuk melumasi penis. Meskipun terlihat aman, namun bermasturbasi menggunakan ludah juga sebenarnya ada bahaya yang menyertainya.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Centers for Disease Control and Prevention, air ludah bisa saja mengandung virus herpes simpleks. Jika anda terlebih dahulu memiliki herpes pada bibir atau di mulut, maka virus herpes tersebut bisa menyebar ke alat vital anda yang terkena paparan ludah.

3. Minum alkohol dan merokok

Kita sering menemukan peringatan pada iklan rokok tentang bahaya merokok. Salah satunya adalah gangguan impotensi. Peringatan tersebut bukan hiasan pada kemasan rokok semata. Akan tetapi merokok memang dapat merusak lapisa pembuluh darah, yang dapat mempengaruhi otot halus pada alat vital dan menghambat darah yang mengalir ke jaringan penis.

Banyak penelitian mengungkapkan pria perokok beresiko mengalami kemungkinan impotensi sebesar 51% dibanding dengan pria tidak merokok.

Penelitian yang lain mengaitkan bahwa antara mengkonsumsi minuman beralkohol dengan kesuburan. Alkohol berdampak langsung pada sel yang memproduksi hormon testosteron. Mengkonsumsi alkohol bisa menyebabkan menurunnya kadar testosteron dalam darah seorang pria. Padahal hormon testosteron sangat berperan dalam proses reproduksi. Terlebih kaitannya dengan gairah seksual dan kekerasan ereksi penis.

4. Bersepeda terlalu sering

Bersepeda adalah salah satu kegiatan olahraga yang menyehatkan dan murah. Namun ada efek samping jika anda terlalu sering bersepeda. Terlalu sering bersepeda dapat menjadi salah satu penyebab impotensi atau sulit ereksi.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa sebanyak 1.700 pria yang mengayuh sepeda lebih dari 3 jam seminggu beresiko lebih tinggi mengalami impotensi dibanding pria yang yang jarang bersepeda.

Universitas Californis, San Diego menyebutkan dalam penelitiannya bahwa kemungkinan tempat duduk sepeda (Sadel) menjadi penyebab sulitnya ereksi pada pria. Sadel sepeda yang keras bisa menekan daerah antara anus dan buah zakar (perineum) sehingga memberi tekanan pada arteri dan saraf-saraf yang diperlukan sebagai fungsi seksual.

Anda bisa mengganti sadel sepeda anda dengan yang lebih soft dan menyelingi dengan olahraga yang lain. Misalnya lari, jogging, berenang dan olahraga lainnya.

5. Begadang terlalu sering

Karena berbagai alasan, banyak pria yang berangkat tidur terlalu larut. Misalnya karena lembur atau tuntutan pekerjaan, bersantai menonton televisi, nongkrong dengan teman, dan lain sebagainya.

Ternyata tidur terlalu malam atau begadang bisa mengurangi kesuburan seorang pria dan dapat mengurangi jumlah sperma yang dihasilkan.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Live Science menyebutkan bahwa orang dengan durasi tidur yang singkat, akan mengalami penurunan jumlah sperma hingga 25%.

Semakin sedikit jumlah sel sperma yang dihasilkan, maka akan semakin sedikit juga yang berhasil bertahan mencapai sel telur dalam organ reproduksi wanita.

Demikian 5 Kebiasaan yang dapat membahayakan penis pria, anda bisa mencegah hal yang membahayakan penis anda dengan menghindari atau mengurangi beberapa kebiasaan tersebut.

Apabila anda sedang mencari obat pembesar penis, anda bisa mencoba Hendel Forex herbal yang terbukti ampuh membesarkan dan memanjangkan alat vital pria. Obat ini juga dapat membantu mengatasi ejakulasi dini dan disfungsi ereksi.

Silakan bagikan artikel ini agar teman dan saudara menyadari kebiasaan-kebiasaan yang dapat membahayakan alat vital pria.