Dalam seks, kondom merupakan salah satu alat kontrasepsi yang paling murah dan mudah digunakan. Kondom mempunyai fungsi utama untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Dan yang paling utama adalah kondom dapat mencegah menularnya penyakit seks yang berbahaya seperti sifilis, gonorhea, AIDS dan PMS lainnya.

Pasangan lebih banyak menggunakan kondom dibanding alat kontrasepsi lainnya karena lebih mudah, praktis dan ekonomis. Kondom tidak mempunyai efek samping pada wanita sebagaimana alat kontrasepsi lain seperti penggunaan IUD atau KB jenis suntik.

Banyak Kesalahan Pemakaian Kondom Yang Sering Dilakukan

Meskipun kondom banyak sekali dugunakan oleh pasangan saat melakukan hubungan seks, ternyata bahwa banyak sekali pria yang salah dalam menggunakan kondom. Kesalahan-kesalahan tersebut dapat mengakibatkan rusaknya fungsi kondom atau bahka tidak bisa dimasukkan.

Di bawah ini kami uraikan 5 kesalahan pemakaian kondom yang sering dilakukan oleh pria.

1. Tidak menekan ujung kondom

Tahukah anda bahwa kondom mempunyai ujung berupa benjolan kecil yang dimaksudkan untuk menampung sperma yang keluar pada saat orgasme. Pada saat memasukkan penis ke kondom, ada baiknya anda menkan ujung kondom agar tidak ada udara yang terperangkap di sana. Setelah penis masuk ke dalam kondom, baru anda bisa melepaskan tekanan pada ujung kondom tersebut.

Jarang sekali pria yang melakukan penekanan pada saat memakai kondom saat ini. Akibatnya pelapisan kondom pada penis menjadi tidak maksimal. Mungkin penis anda bisa masuk ke dalam kondom, akan tetapi akan terjadi lekukan pada karet kondom dikarenakan adanya udara yang terperangkap. Hal ini menyebabkan sensai tidak nyaman pada penis.

2. Memakai Ukuran yang Salah

Selama ini pria membeli kondom di swalayan dengan mengambil secara cepat dan tidak memperhatikan ukuran kondom. Hal ini bisa dimaklumi karena dimungkinkan pria akan merasa risih atau malu pada saat memilih dan membeli kondom.

Kondom yang beredar di pasaran sebenarnya mempunyai ukuran yang berbeda-beda. Setiap ukuran penis mempunyai ukuran kondom yang cocok agar tidak melukai penis atau terlepas pada saat penetrasi.

Ukuran kondom yang kekecilan akan menekan ketat ke penis sehingga menghambat aliran darah pada penis dan mengakibatkan rasa sakit. Sedangkan ukuran kondom yang terlalu besar akan mudah terlepas saat penetrasi yang dapat mengakibatkan tersangkut di dalam vagina.

3. Merangkap Kondom

Kekhawatiran kondom akan bocor membuat pria memakai kondom rangkap. Pemakaian seperti ini tidak benar karana bisa membuat penis terasa sakit dan mengurangi kenikmatan pada saat bercinta.

Dengan memakai ukuran kondom yang benar sebenarnya dapat mengurangi kebocoran dikarenakan kecil kemungkinan kondom sobek atau bocor. Sobeknya kondom dipengaruhi oleh pelumas yang digunakan serta intensitas seks.

4. Memakai kondom saat penis tidak ereksi

Untuk anda yang baru pertama kali memakai kondom mungkin akan merasa bingung pada saat akan memakai kondom. Anda mungkin akan bingung kapan saat memasukkan penis ke dalam kondom. Apakah saat penis ereksi atau sebelum ereksi.

Pemakaian kondom yang benar adalah pada saat kondisi penis ereksi sempurna. Karena pada saat ereksi sempurna akan mudah dipasang sehingga seluruh permukaan penis bisa tertutup oleh kondom.

Jika anda memasang kondom pada saat penis tidak ereksi, karet pengaman yang terdapat pada pangkal kondom akan susah untuk dipasang. Anda harus mengulur karet pengaman supaya bisa masuk. Selain itu kemungkinan penis tertekuk di dalam kondom juga bisa terjadi.

Saat anda sudah memasukkan kondom ke dalam penis, dan kemudian penis anda mengalami ereksi, maka kondom akan tertarik dan kemungkinan juga akan menekat erat pada penis. Hal ini akan mengakibatkan penis terasa sakit.

5. Tidak memeriksa kadaluarsa

Tahukah anda bahwa kondom juga memiliki kadaluarsa seperti halnya makanan atau minuman? Sebelum membeli atau memakai kondom, pastikan anda memeriksa kadaluarsa dari kondom tersebut.

Memakai kondom yang sudah kadaluarsa, kemungkinan alat ini sobek saat digunakan bisa saja terjadi. Selain itu bahan dasar kondom baik lateks maupun pelumasnya bisa mengakibatkan penis iritasi saat bersentuhan.

Selain masa kadaluarsa, anda juga harus memperhatikan penyimpanan kondom. Pastikan anda menyimpannya di tempat sejuk, terhindar dari sinar matahari langsung.

Yang sering terjadi adalah seseorang menyimpan kondom di dalam dompet. Hal ini sebenarnya cukup berbahaya, karena kondom menjadi tertekan erat, sehingga bisa mengakibatkan kondom menjadi rusak dan lengket.

Bagaimana? Sudah tau bagaimana menggunakan kondom yang benar? Mari lebih memperhatikan penggunaan kondom demi kenyamanan kita pada saat melakukan hubungan seks. Jika kita menggunakan kondom secara sembrono, bukan keamanan yang akan kita dapatkan malah bisa mengakibatkan ketidaknyamanan dan mendatangkan efek samping.

Jika anda ingin membesarkan penis anda, anda bisa mencoba obat pembesar alat vital pria Hendel Forex yang diimport dari Italy.