Sering ereksi tanpa sebab kadang-kadang juga bisa membuat malu. Apalagi jika alat kelamin anda ereksi di saat yang tidak tepat. Misalnya di tempat umum atau saat bertemu dengan klien.

Jika dipikir-pikir, hampir tidak mungkin rasanya jika penis sering ereksi tanpa sebab tanpa adanya sebuah rangsangan. Ternyata hal ini pernah dialami oleh setiap pria. Benar, tiba-tiba penis anda ereksi tanpa stimulasi dan rangsangan apapun. Baik rangsangan fisik maupun rangsangan visual.

Mengapa Penis Sering Ereksi Dengan Sendirinya?

Pada umumnya penis yang ereksi dengan sendirinya terjadi pada saat pria remaja, karena disebabkan oleh pertumbuhan seksual mereka. Namun demikian, pria yang sudah dewasa pun juga hampir sering mengalaminya.

Memang rasanya risih dan memalukan jika tiba-tiba penis sering ereksi dengan sendirinya. Apalagi jika terjadi pada momen-momen yang tidak diingginkan dan pada tempat umum (seperti pada saat meeting, saat di jalan atau saat di cafe). Namun sebuah penelitian memberikan jawaban bahwa penis yang sering ereksi dan berdiri dengan sendirinya adalah hal yang normal.

Apa yang menyebabkan sering ereksi?

Ereksi bisa terjadi saat otak mengirimkan sinyal-sinyak kepada pembuluh darah yang berada di penis. Sinyal ini mengakibatkan membuka pembuluh darah penis tersebut terbuka dan membuat penis menjadi besar karena terisi penuh oleh darah.

Namun jangan buru-buru senang dan berlega hati. Apabila anda sering ereksi, boleh jadi itu adalah indikasi adanya penyakit yang serius.

Dikutip dari halaman The Sun, penyebab terjadinya ereksi yang tidak diharapkan kemungkinan ada dua. Hampir sebagian besar pria akan mengalami ereksi pada saat ia tidur sekitar 3-5 kali semalam.

Pada saat kita tidur, kita akan mengalami fase REM (Rapid Eye Movement) yang dapat merangsang dan menstimulasi jaringan erektil. Kena itu bisa terjadi? Sebuah teori menjelaskan hal ini untuk mencegah anda mengompol saat tidur. Kandung kemih yang penuh dengan urin akan merangsang saraf di area yang sama dengan saraf-saraf yang membuat penis ereksi, sedangkan pada saat penis ereksi, akan menghambat kemampuan anda untuk buang air kecil.

Sebab lain yang dapat membuat anda sering ereksi tanpa penyebab adalah kadar hormon testosteron. Hormon testosteron adalah hormon seksual pria yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses ereksi. Beberapa penelitian menjelaskan bahwa hormon testosteron sangat diperlukan pada saat ereksi. Kadar atau tingkat hormon testosteron seseorang akan mengalami fluktuasi pada saat siang hari. Kemungkinan besar pria dewasa mengalami ereksi tanpa penyebab pada saat kadar hormon testosteronnya meningkat.

Bisa jadi Anda mengalami disfunsi ereksi

Bisa jadi, pria yang mengalami ereksi tanpa sebab dikarenakan adanya masalah disfungsi ereksi. Artinya pria tersebut kesulitan menjaga ereksi yang memicu terjadinya stress yang parah.

Adalah normal jika seorang pria mengalami masalah menjaga ereksi untuk sekali waktu, khususnya jika mereka kelelahan atau habis minum alkohol. Tapi jika hal ini sering terjadi pada kondisi normal, maka anda perlu waspada kemungkinan anda mengalami disfungsi ereksi.

Terjadinya disfungsi ereksi disebabkan dua faktor. Yaitu faktor fisik dan faktor psikologi. Apabila seorang pria mengalami ereksi saat tidur. Dan kesulitan ereksi pada saat berhubungan seksual, maka pria tersebut disarankan periksa ke dokter untuk mengatasi disfungsi ereksi tersebut.

Untuk anda yang malu untuk konsultasi ke dokter, dan ingin mencoba mengatasi masalah disfungsi ereksi, anda bisa membeli obat anti ejakulasi dini dan disfungsi ereksi. Ada beberapa merk obat yang dapat kami rekomendasikan yaitu: Hendel Forex Asli, Vimax Canada, dan Hammer of Thor. beberapa merk tersebut juga sangat bagus sebagai obat pembesar penis.

Kesimpulan:

Dari yang kami uraikan di atas dapat kami simpulkan bahwa ereksi yang terjadi secara tiba-tiba dan sering dapat membuat kita malu. Apalagi jika terjadi pada saat momen-momen penting dan di muka umum.

Sering ereksi adalah normal bagi pria dewasa. Namun jika tidak terkontrol, anda perlu menghubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Untuk lebih jelasnya, anda dapat menonton pada video di bawah ini: